Wednesday, 29 January 2014

DJI jalan wave 5 turun di intraday, bagaimana IHSG?

Semalam, saya mengamati pergerakan DJI saat turun. Kebetulan memang sama dgn arah yg diduga pada posting http://pemanahsaham.blogspot.com/2014/01/sudah-amankah-ihsg-per-sessi-satu-28.html.


Nampak pada chart hourly di atas, DJI turun mengikuti arah wave 5 dan telah membuat new low dibanding wave 3. Yang menarik adalah oscilator sudah mendekati area oversold dan pada lower timeframe, area oversold ini semakin nampak nyata. Maka kita berharap penurunan DJI sudah terbatas dan cukup pada area 15650 saja, untuk kembali rebound ke atas.

Bagaimana dengan IHSG, IHSG kemarin rebound dengan kencang, bahkan mencapai area 78% jika dihitung dari awal wave 2, atau area 61.8% jika dihitung dari awal wave 1.



Jadi memang secara time projection, IHSG pantas untuk istirahat sebentar setelah meraih daerah ini.

Bagaimana dengan target penurunan? Saya berharap dengan kenaikan yg tinggi kemarin, masih ada peluang agar penurunan tidak terlalu dalam. Syukur2 kalo tidak membuat new low sehingga wave 5 akan truncanted. Tapi, harapan perlu dihadapkan dengan kenyataan...mari kita lihat hari ini. Jangan lupa, esok libur ya...


Monday, 27 January 2014

Sudah amankah IHSG per sessi satu 28 Jan 2014 ini?

Kalo melihat chart hourly....koreksi yg abc yg terjadi, masih membuka peluang terjadinya 5 siklus turun. Berikut gambaran skenario yg mungkin terjadi....
 

Syukur2 apabila abc ini sudah cukup sih...

Kalo dibandingkan dgn DJI semalam, gerakan yg mirip juga muncul di DJI...tinggal mau selesai dgn abc atau mau 5 siklus.


 

Sunday, 26 January 2014

Target-target Penurunan IHSG

IHSG sejak 8 January 2014 terus menanjak dalam trend naik. Kalo diperhatikan pada chart intraday hourly, maka IHSG telah lengkap menyelesaikan 5 siklus impulse dan sekarang sedang pada koreksi a-b.


Penampilan pada chart 10 menit berikut menunjukkan target2 penurunan IHSG.


Apakah dengan penurunan di atas bullish sudah berakhir? Sejauh ini koreksi yg terjadi nampaknya masih dalam koridor wajar. Dan menilik momentum harian dan mingguan dari chart berikut, IHSG bergerak meyakinkan dalam bullishnya kali ini.




Jadi, apa baiknya yang dilakukan. Perhatikan masing2 saham, dan pastikan trailstop terpasang untuk melindungi capital anda. Buat yg ragu2, pasang trailstop untuk membuang separuh agar anda berkesempatan membeli lagi dibawah dgn harga yg lebih murah, dan jika tiba2 membal, anda masih ada bagian yg in-trade.

salam,
Satriyo

Wednesday, 18 December 2013

Analisa Volume: Studi Kasus SMGR dan INVS

SMGR dan INVS keduanya mendapatkan sinyal buy hari lalu dengan didukung volume. SMGR breakout bollinger spt nampak pada gambar berikut ini.


Walau harga turun kembali dan menyisakan shadow di atas, nampak volume SMGR 53%  lebih dari rata2 harian (maaf garis rata2 tidak tampil di gambar di atas).

Sedangkan INVS, mendapatkan sinyal buy setelah menembus trigger hasil pola bullish harami pada hari seblumnya seperti nampak pada gambar berikut ini.

INVS nampak menyakinkan sehingga pola hari kemarin membentuk Three Inside up pattern dan bepeluang break out bollinger.

Sekarang mari kita kupas pada volume. Pada gambar dibawah nampak akumulasi volume buy up pada SMGR mencapai 5887 lots. (Catatan: volume buy up ini dihitung menggunakan data OLHCV, dengan menganggap setiap pembelian pada harga lebih tinggi dari sebelumnya atau flat/sama jika sebelumnya diawali dgn harga naik adalah buy up. Tentunya tidak bisa exactly sama dengan data OLT tapi setidaknya memberikan panduan kepada kita)

Jika kita pisahkan antara pembelian big volume yg besar kemungkinan di motori oleh pemain besar a.k.a bandar, maka hasilnya nampak dalam berikut.

Terlihat akumulasi large volume mencapai 5947 sedang kelompok pemain kecil yg hanya beli dan jual dgn lot kecil2, malah berada pada posisi jual sebanyak 60 lot. Padahal pemain kecil ini cukup asik keluar masuk saban harinya sperti ditunjukka pada chart small volume di atas. Walau terjadi bantingan harga pada preclose yg dimotori dengan lot keluar sebanyak 1759, tapi total akumulasi reconcile dengan 5887 lot sebelumnya. Apa arti semua ini, artinya volume SMGR cukup valid mendukung kenaikan.

Maka kita lihat sekarang kasus INVS.

Agak berbeda dgn SMGR, di INVS, nampak aksi buy dan sell mewarnai awal hari bahkan akumulasi sempat meninggi...tapi dalam satu jam pertama diikuti dengan aksi jual yg menghabiskan total akumulasi pada hari itu. Tetapi, data yg terekam pada OLT seolah2 terjadi transaksi besar pada INVS.

Jika kita kupas lebih dalam dengan large volume dan small volume, maka hasilnya nampak spt pada gambar berikut ini.


Terlihat pada sesi kedua, nyaris transaksi hanya dipenuhi oleh pemain kecil. dan total akumulasi big player malah keluar 480, pemain kecil masuk sebesar 299..sehingga total hari kemarin sebenarnya orang keluar dari INVS walau harga dibuat naik.

Apa artinya? Saya rasa lebih baik anda menyimpulkan sendiri...

Semoga bermanfaat.

Salam,
Satriyo

Monday, 16 December 2013

IHSG menutup gap terlebih dahulu

Tidak seperti yg diharapkan sebelumnya, IHSG gagal menembus resisten dan dalam 3 hari terus menerus melanjutkan pergerakan bearish dalam channel downtrend.

Terlihat saat ini indeks akan mencoba menutup gap di area 4090-4100 sebelum reversal yg untuk kesekian kalinya terjadi dalam downtrend ini. Semoga reversal ini adalah benar2 pembalikan.

Jika kita melihat ke weekly nampak area 4090 ini juga batas bawah bolinger yg berpeluang menjadi target penurunan kali ini. Jika batas ini ditembus juga, berarti IHSG akan jatuh semakin dalam dan bearish menjadi sangat kuat.

Melihat peluang terjadi rebond dalam 1-2 hari ini, berikut tampilan scanner untuk candle reversal.

Sementara untuk breakout, boleh dilihat saham KAEF berikut ini.



semoga bermanfaat
Salam,
satriyo

Wednesday, 11 December 2013

Hari yg Penuh Kontradiksi antara Harapan dan Kekhawatiran

Hari kemarin, diskusi antar traders banyak diisi tebak-tebakan tentang rilis BI Rate hari ini. Sebagian besar melihatnya akan tetap, sebagian kecil akan naik. Hampir tak ada yg bilang akan turun heheheh...

Indeks kemarin ditutup dengan closing naik yg muncul di menit terakhir. Spekulasi bahwa pasar sedang mengantisipasi BI Rate yg tetap.

Namun sebaliknya EIDO sepertinya mencerna informasi baru yg tidak dilihat pelaku pasar sebelumnya, sehingga EIDO malam ini terpuruk. Chart hourly menunjukkan jejak2 terjerembabnya EIDO.


Sementara USDIDR masih saja berdiri dengan gagah..belum mau turun tangga.

Keadaan seperti di atas sering terjadi di market. Lalu, bagaimana sebaiknya trader mengantipasi hala2 semacam ini. Well, menurut saya, lebih baik fokus pada hal2 sederhana. Karena apabila terlalu worry dengan ini itumaka trading menjadi usaha yg lebih susah dari pada merancang perjalanan sebuah roket ke bulan. Setiap hari kita perlu menjambak2 rambut kita untuk memahami sekian banyak informasi.

Jika anda trader dengan chart, maka ikuti saja titik2 entry, titik2 cut loss, dan titik keluar... Make it simple, karena semakin banyak komponen yg kita baca dan kita perhitungkan, tidak selalunya menjadikan kita lebih berhasil. Lebih pusing sih iya.

Kembali ke scanner, berikut adalah scanner hasil program candle reversal. Cuma kali ini, saya melakukan filter hanya untuk saham2 yg masuk dalam Daftar Efek Syariah(terimakasih kepada rekan Saya Husni Gumilang yg membagi watchlist yg terupdate berdasar release terbaru DES).


Jika anda membaca posting saya sebelumnya, maka saya membagikan list possible breakout...dan dari daftar tersebut 2 diantaranya tercatat break out. Berikut list breakoutnya.



Buat mereka yg masih pingin tahu apa yang muncul dalam radar possible breakout...berikut list terbaru berdasar penutupan kemarin, di sort berdasar possibility untuk muncrat menjadi uptrend kuat. Perhatikan kolom area...yg mendekati 100 makin dekat ke resisten


semoga bermanfaat.....

Tuesday, 10 December 2013

BREAKOUT POSSIBLE??

Berdasar pergerakan indeks kemarin IHSG saat ini tepa di garis resisten. Jika break maka, kita semakin dekat kepada rally akhir tahun (Window Dressing).



Sebagai panduan, berikut adalah daftar saham2 yang berpotensi break out. Perhatikan kolom Area...Ini adalah kedekatan harga terhadap angka triger (lihat kolom trigger). Semakin dekat maka semakin berpotensi breakout. Perhatikan juga perbandingan volume thd rata2 volume 1 bulan. Potensi akan membesar jika sudah naik diatas 100%.

Sorting tambahan pada daftar di atas adalah besar peluang untuk muncrat...jadi bagian paling atas adalah yg secara TA lbh berpeluang muncrat.

Semoga bermanfaat.