Sunday, 26 January 2014

Target-target Penurunan IHSG

IHSG sejak 8 January 2014 terus menanjak dalam trend naik. Kalo diperhatikan pada chart intraday hourly, maka IHSG telah lengkap menyelesaikan 5 siklus impulse dan sekarang sedang pada koreksi a-b.


Penampilan pada chart 10 menit berikut menunjukkan target2 penurunan IHSG.


Apakah dengan penurunan di atas bullish sudah berakhir? Sejauh ini koreksi yg terjadi nampaknya masih dalam koridor wajar. Dan menilik momentum harian dan mingguan dari chart berikut, IHSG bergerak meyakinkan dalam bullishnya kali ini.




Jadi, apa baiknya yang dilakukan. Perhatikan masing2 saham, dan pastikan trailstop terpasang untuk melindungi capital anda. Buat yg ragu2, pasang trailstop untuk membuang separuh agar anda berkesempatan membeli lagi dibawah dgn harga yg lebih murah, dan jika tiba2 membal, anda masih ada bagian yg in-trade.

salam,
Satriyo

Wednesday, 18 December 2013

Analisa Volume: Studi Kasus SMGR dan INVS

SMGR dan INVS keduanya mendapatkan sinyal buy hari lalu dengan didukung volume. SMGR breakout bollinger spt nampak pada gambar berikut ini.


Walau harga turun kembali dan menyisakan shadow di atas, nampak volume SMGR 53%  lebih dari rata2 harian (maaf garis rata2 tidak tampil di gambar di atas).

Sedangkan INVS, mendapatkan sinyal buy setelah menembus trigger hasil pola bullish harami pada hari seblumnya seperti nampak pada gambar berikut ini.

INVS nampak menyakinkan sehingga pola hari kemarin membentuk Three Inside up pattern dan bepeluang break out bollinger.

Sekarang mari kita kupas pada volume. Pada gambar dibawah nampak akumulasi volume buy up pada SMGR mencapai 5887 lots. (Catatan: volume buy up ini dihitung menggunakan data OLHCV, dengan menganggap setiap pembelian pada harga lebih tinggi dari sebelumnya atau flat/sama jika sebelumnya diawali dgn harga naik adalah buy up. Tentunya tidak bisa exactly sama dengan data OLT tapi setidaknya memberikan panduan kepada kita)

Jika kita pisahkan antara pembelian big volume yg besar kemungkinan di motori oleh pemain besar a.k.a bandar, maka hasilnya nampak dalam berikut.

Terlihat akumulasi large volume mencapai 5947 sedang kelompok pemain kecil yg hanya beli dan jual dgn lot kecil2, malah berada pada posisi jual sebanyak 60 lot. Padahal pemain kecil ini cukup asik keluar masuk saban harinya sperti ditunjukka pada chart small volume di atas. Walau terjadi bantingan harga pada preclose yg dimotori dengan lot keluar sebanyak 1759, tapi total akumulasi reconcile dengan 5887 lot sebelumnya. Apa arti semua ini, artinya volume SMGR cukup valid mendukung kenaikan.

Maka kita lihat sekarang kasus INVS.

Agak berbeda dgn SMGR, di INVS, nampak aksi buy dan sell mewarnai awal hari bahkan akumulasi sempat meninggi...tapi dalam satu jam pertama diikuti dengan aksi jual yg menghabiskan total akumulasi pada hari itu. Tetapi, data yg terekam pada OLT seolah2 terjadi transaksi besar pada INVS.

Jika kita kupas lebih dalam dengan large volume dan small volume, maka hasilnya nampak spt pada gambar berikut ini.


Terlihat pada sesi kedua, nyaris transaksi hanya dipenuhi oleh pemain kecil. dan total akumulasi big player malah keluar 480, pemain kecil masuk sebesar 299..sehingga total hari kemarin sebenarnya orang keluar dari INVS walau harga dibuat naik.

Apa artinya? Saya rasa lebih baik anda menyimpulkan sendiri...

Semoga bermanfaat.

Salam,
Satriyo

Monday, 16 December 2013

IHSG menutup gap terlebih dahulu

Tidak seperti yg diharapkan sebelumnya, IHSG gagal menembus resisten dan dalam 3 hari terus menerus melanjutkan pergerakan bearish dalam channel downtrend.

Terlihat saat ini indeks akan mencoba menutup gap di area 4090-4100 sebelum reversal yg untuk kesekian kalinya terjadi dalam downtrend ini. Semoga reversal ini adalah benar2 pembalikan.

Jika kita melihat ke weekly nampak area 4090 ini juga batas bawah bolinger yg berpeluang menjadi target penurunan kali ini. Jika batas ini ditembus juga, berarti IHSG akan jatuh semakin dalam dan bearish menjadi sangat kuat.

Melihat peluang terjadi rebond dalam 1-2 hari ini, berikut tampilan scanner untuk candle reversal.

Sementara untuk breakout, boleh dilihat saham KAEF berikut ini.



semoga bermanfaat
Salam,
satriyo

Wednesday, 11 December 2013

Hari yg Penuh Kontradiksi antara Harapan dan Kekhawatiran

Hari kemarin, diskusi antar traders banyak diisi tebak-tebakan tentang rilis BI Rate hari ini. Sebagian besar melihatnya akan tetap, sebagian kecil akan naik. Hampir tak ada yg bilang akan turun heheheh...

Indeks kemarin ditutup dengan closing naik yg muncul di menit terakhir. Spekulasi bahwa pasar sedang mengantisipasi BI Rate yg tetap.

Namun sebaliknya EIDO sepertinya mencerna informasi baru yg tidak dilihat pelaku pasar sebelumnya, sehingga EIDO malam ini terpuruk. Chart hourly menunjukkan jejak2 terjerembabnya EIDO.


Sementara USDIDR masih saja berdiri dengan gagah..belum mau turun tangga.

Keadaan seperti di atas sering terjadi di market. Lalu, bagaimana sebaiknya trader mengantipasi hala2 semacam ini. Well, menurut saya, lebih baik fokus pada hal2 sederhana. Karena apabila terlalu worry dengan ini itumaka trading menjadi usaha yg lebih susah dari pada merancang perjalanan sebuah roket ke bulan. Setiap hari kita perlu menjambak2 rambut kita untuk memahami sekian banyak informasi.

Jika anda trader dengan chart, maka ikuti saja titik2 entry, titik2 cut loss, dan titik keluar... Make it simple, karena semakin banyak komponen yg kita baca dan kita perhitungkan, tidak selalunya menjadikan kita lebih berhasil. Lebih pusing sih iya.

Kembali ke scanner, berikut adalah scanner hasil program candle reversal. Cuma kali ini, saya melakukan filter hanya untuk saham2 yg masuk dalam Daftar Efek Syariah(terimakasih kepada rekan Saya Husni Gumilang yg membagi watchlist yg terupdate berdasar release terbaru DES).


Jika anda membaca posting saya sebelumnya, maka saya membagikan list possible breakout...dan dari daftar tersebut 2 diantaranya tercatat break out. Berikut list breakoutnya.



Buat mereka yg masih pingin tahu apa yang muncul dalam radar possible breakout...berikut list terbaru berdasar penutupan kemarin, di sort berdasar possibility untuk muncrat menjadi uptrend kuat. Perhatikan kolom area...yg mendekati 100 makin dekat ke resisten


semoga bermanfaat.....

Tuesday, 10 December 2013

BREAKOUT POSSIBLE??

Berdasar pergerakan indeks kemarin IHSG saat ini tepa di garis resisten. Jika break maka, kita semakin dekat kepada rally akhir tahun (Window Dressing).



Sebagai panduan, berikut adalah daftar saham2 yang berpotensi break out. Perhatikan kolom Area...Ini adalah kedekatan harga terhadap angka triger (lihat kolom trigger). Semakin dekat maka semakin berpotensi breakout. Perhatikan juga perbandingan volume thd rata2 volume 1 bulan. Potensi akan membesar jika sudah naik diatas 100%.

Sorting tambahan pada daftar di atas adalah besar peluang untuk muncrat...jadi bagian paling atas adalah yg secara TA lbh berpeluang muncrat.

Semoga bermanfaat.

Monday, 9 December 2013

Perhatikan Titik Trigger Berikut untuk Mengkonfirmasi Rally Akhir Tahun

Banyak yang mendambakan rally akhir tahun. Iseng2, saya perhatikan chart weekly JKSE untuk mencari titik konfirmasi dimulainya rally akhir tahun bila berdasarkan konstruksi candle minggu ini.



Jika diperhatikan, weekly candle per hari kemarin, membentuk pola bullish harami. Ini adalah konstruksi bottom reversal dengan akurasi rendah. Titik trigger adalah jika indeks naik di atas 4331.59. Jadi kalo minggu depan indeks sampai 4331.6 saja, konstruksi ini terkonfirmasi.

Tentunya titik 4331.6 tersebut apabila pola candle bullish harami ini bertahan sampai hari jumat minggu ini. Juga, jika titik bawah 4161 tidak dijebol yg membuat bubarnya/tidak berlakunya lagi pola Bullish Harami tsb. Syukur2 jika minggu ini, pola berubah menjadi bullish engulfing yg mempunyai tingkat akurasi lebih tinggi. (Mungkin juga titik konfirmasi jadi berubah).

Bila kita melihat ke timeframe daily, maka ada sebuah garis resisten downtrend line AB yg harus ditembus. Dan garis ini susah sekali ditembus walau sudah dicoba 3 kali. Jadi, penembusan garis downtrend line ini penting untuk bisa meraih trigger 4331.6 di atas


Seperti dalam posting sebelumnya, pergerakan rupiah yg menguat (USDIDR turun) juga menjadi penentu munculnya rally akhir tahun.


Jika kita mengambil titik referensi 1 Jan 2013 untuk menghitung relative performance 9 sektor IHSG, maka berikut tampilan mereka dalam Relative Rotational Graph.


Terlihat Consumer masih memimpin tapi terus bergerak menurun. Property dan Infra  menurun dan memasuki kuadran improving. Berlawanan arah dengan AGRI yang masih terus meningkat di area improving(pada gambar berwarna light orange tapi tertumpuk dengan Infra dan property).
Sementara mining, masih pelari yang jauh tertinggal di belakang walau bergerak menguat di area lagging.

Terakhir sebagai bonus posting hari ini, berikut terlampir hasil scanner per penutupan kemarin. Selalu check dahulu dengan chart, karena konstruksi yg ditemukan oleh program seringkali tidak masuk di hati bila dilihat manual.


Sunday, 8 December 2013

DJI rebound, bagaimana dgn IHSG?

Jumat kemarin DJI ditutup menguat, padahal IHSG masih lembek saja di hari itu. Hal ini menyisakan harapan apakah IHSG, senin ini ikut naik.

Harapan boleh, tapi memang IHSG belakangan sedang bergerak terpisah dari DJI. Dan tak lain, dipengaruhi nilai tukar rupiah yg sedang carut marut. Nampak dalam chart dibawah, USDIDR sempat membentuk pola top reversal, yg disambut rebound IHSG di hari itu. Tapi sayang, tak lama, rupiah kembali melemah.


Satu2nya harapann tentunya apabila chart USDIDR di atas berubah menjadi double top, dan benar2 confirmed top reversal. Maka, window dressing akhir tahun, tak ayal akan menjadi kenyataan. Di intraday sendiri, IHSG sebenarnya sempat membuat peluang naik di penutupan kamis lalu. Tapi, sayang tidak menjadi akibat elmahnya rupiah.

Sekarang kita harap saja IHSG naik, karena kalo tidak, chart IHSG benar2 berada dalam bearish yg bergerak pelan tapi pasti yaitu...turun :-(



Jika kita berharap esok rebound, lalu saham apakah yg pantas ditimbang2? Berikut, beberapa saham yg tertangkap dalam scanner per penutupan jumat lalu.



Selamat melalukan cross check ke chart masing2....